+6283833038930
akademik-tu.fst@uia.ac.id
Bergabung Dengan FST

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui keberhasilan dua mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Rafi Adnan Shidiq (NIM: 2420230015) dan Mico Tri Alamsyah (NIM: 2420230016), yang resmi dinyatakan lolos seleksi Program Magang Bersertifikat Berdampak 2025.

Program Magang Bersertifikat Berdampak merupakan program strategis berskala nasional yang dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa berkontribusi secara langsung dalam proyek-proyek yang memiliki nilai manfaat tinggi di berbagai sektor, baik industri, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat. Peserta program akan memperoleh pengalaman kerja profesional yang terstruktur, sekaligus mengembangkan kompetensi teknis, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas disiplin.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIA Ir. Dudung Hermawan, MT menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kedua mahasiswa tersebut. “Keberhasilan saudara Rafi dan saudara Mico menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh Program Studi Teknik Industri UIA. Kami meyakini pengalaman yang akan mereka peroleh melalui program ini akan memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi pengembangan kompetensi pribadi, tetapi juga bagi reputasi akademik universitas,” ujarnya.

Selama pelaksanaan magang, kedua mahasiswa akan ditempatkan pada mitra industri dan lembaga terkait yang bergerak di bidang peningkatan efisiensi proses, optimalisasi sumber daya, serta inovasi berbasis teknologi. Keterlibatan mereka diharapkan mampu menghasilkan luaran yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat. Untuk Rafi dan Mico akan ditempatkan di PT. DSV Solution Indonesia dan akan dimulai Juli 2025 - Desember 2025.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah untuk terus mengembangkan potensi diri melalui partisipasi aktif pada berbagai program unggulan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tantangan global.