JAKARTA – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) Jakarta telah sukses menyelenggarakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2025-2026. Kegiatan evaluasi akademik ini berlangsung selama dua pekan, mulai dari tanggal 19 hingga 31 Januari 2026, bertempat di Kampus UIA Jatiwaringin.
Pelaksanaan UAS kali ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi. Ujian ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan pembelajaran selama satu semester, yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman dan kompetensi mahasiswa terhadap materi yang telah disampaikan oleh para dosen.
Suasana Kondusif dan Disiplin Tinggi
Selama dua minggu pelaksanaannya, suasana di lingkungan FST UIA terpantau sangat kondusif. Panitia ujian menerapkan standar tata tertib yang ketat guna memastikan proses evaluasi berjalan lancar dan adil.
Pihak Dekanat FST UIA menekankan bahwa UAS bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan nilai, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran dan integritas akademik.
"Kami berharap melalui UAS Semester Ganjil 2025-2026 ini, mahasiswa tidak hanya mengejar pencapaian akademik semata, tetapi juga mengedepankan karakter Islami dan kejujuran ilmiah yang menjadi ciri khas lulusan UIA," ujar perwakilan panitia ujian dalam keterangannya.
Persiapan Menuju Semester Genap
Dengan berakhirnya periode UAS pada tanggal 31 Januari 2026, mahasiswa kini memasuki masa libur semester sembari menunggu hasil penilaian yang akan diumumkan melalui portal akademik universitas.
Evaluasi dari pelaksanaan UAS ini juga akan menjadi bahan rujukan bagi fakultas untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan sarana prasarana pada Semester Genap mendatang. Diharapkan seluruh civitas akademika dapat kembali beraktivitas dengan semangat baru setelah masa rehat ini.
Pelaksanaan ujian yang berjalan tertib dan lancar ini menjadi bukti komitmen Fakultas Sains dan Teknologi UIA Jakarta dalam mencetak generasi saintis dan teknokrat yang unggul, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.



