BOGOR – Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) telah sukses menyelenggarakan kegiatan tahunan Orientasi Study Industri (OSI) 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 24 hingga 25 Januari 2026 ini, dilaksanakan di Villa Ayala, Cilember, Cisarua, Kabupaten Bogor.
Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Teknik Industri yang antusias untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai dunia keindustrian sekaligus mempererat tali persaudaraan. Mengusung tema "Mengenal Industri, Membangun Kebersamaan dan Memperkuat Generasi", OSI 2026 berhasil menjadi wadah yang efektif dalam menyatukan visi dan misi antar angkatan.
Suasana Hangat di Tengah Udara Sejuk
Pemilihan lokasi di kawasan Puncak yang sejuk memberikan suasana kondusif bagi para peserta untuk melepaskan penat dari rutinitas perkuliahan. Selama dua hari satu malam, peserta tidak hanya mendapatkan materi atau ilmu yang bermanfaat mengenai prospek teknik industri, tetapi juga membangun relasi yang kuat dengan sesama mahasiswa dan senior.
Rangkaian acara diisi dengan berbagai sesi interaktif, diskusi, serta kegiatan bonding yang dirancang untuk melatih kerja sama tim (teamwork)—salah satu soft skill krusial bagi seorang industrial engineer.
Membentuk Generasi yang Solid
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif seluruh peserta. Kegiatan ini dinilai sukses mencapai tujuannya, yakni menanamkan nilai-nilai kebersamaan sesuai dengan jargon HMTI UIA. Fasilitas yang disediakan, mulai dari penginapan, konsumsi, hingga merchandise kaos kegiatan, turut mendukung kenyamanan dan kelancaran acara.
Dengan berakhirnya OSI 2026 pada tanggal 25 Januari lalu, diharapkan para peserta dapat membawa pulang semangat baru. Tidak hanya sekadar kenangan manis di Villa Ayala, tetapi juga jejaring pertemanan yang solid dan motivasi untuk menjadi generasi teknik industri yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.
Malam Keakraban: Meruntuhkan Sekat Senioritas
Salah satu poin penting dalam benefit kegiatan ini adalah perluasan relasi. Hal tersebut terealisasi sempurna pada malam harinya. Panitia HMTI UIA mengemas acara malam keakraban dengan santai namun bermakna.
Tidak ada jarak antara senior dan junior. Semua duduk bersama, berbagi cerita, dan bertukar pengalaman seputar dinamika perkuliahan di UIA. Suasana hangat di Villa Ayala, ditambah dengan fasilitas makan dan penginapan yang nyaman, membuat peserta merasa seperti berada di rumah sendiri. Momen ini menjadi kunci dalam membangun fondasi solidaritas (jiwa korsa) yang sangat dibutuhkan dalam budaya teknik.
Penutupan dan Simbol Identitas
Hari kedua, Minggu (25/1), diisi dengan kegiatan yang lebih menyegarkan fisik sebelum persiapan pulang. Wajah-wajah lelah namun puas terpancar dari para peserta.
Sebagai simbol kesatuan, seluruh peserta dan panitia mengenakan kaos (merchandise) yang sama, menandakan bahwa mereka kini adalah satu keluarga besar HMTI UIA.
Ketua Pelaksana ( Ali Munir ) dan jajaran pengurus HMTI berharap, semangat yang terbakar selama dua hari di Puncak ini tidak padam begitu saja.
"OSI 2026 di Villa Ayala ini adalah langkah awal. Kami berharap angkatan ini menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat dalam persaudaraan. Sampai jumpa di proker-proker HMTI selanjutnya!"
Dengan berakhirnya kegiatan ini, HMTI UIA kembali membuktikan komitmennya sebagai organisasi kemahasiswaan yang aktif, adaptif, dan kontributif dalam pengembangan sumber daya mahasiswa Universitas Islam As-Syafi'iyah.
HMTI UIA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kerja yang bermanfaat bagi pengembangan kapasitas mahasiswa di masa mendatang






