Dekan FST UIA Gelar Pertemuan Perdana dengan Ketua BEM dan HMJ Terpilih: Tegaskan Visi Penguatan Kompetensi Mahasiswa
Jakarta, 28 Februari 2025 – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (FST UIA) menggelar pertemuan silaturahmi dan diskusi terbuka antara pimpinan fakultas dan formatur ketua organisasi mahasiswa (ormawa) terpilih periode 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025 ini diadakan di ruang rapat FST dan dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas serta ketua-ketua organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Dekan FST UIA, Ir. Dudung Hermawan, MT, serta Wakil Dekan I FST, Dian Eko Adi Prasetio, ST, MT. Dari unsur mahasiswa, hadir Ketua BEM FST terpilih Muhammad Ilham, Ketua HMJ Teknik Industri Yusuf Fachrudin, Ketua HMJ Matematika Chairul, Ketua HMJ Biologi Andhika, serta Ketua HMJ Informatika Ade.
Pertemuan ini menjadi ajang pengenalan antar-pengurus baru dan pimpinan fakultas, sekaligus sebagai wadah komunikasi awal guna menyamakan visi organisasi kemahasiswaan di lingkungan FST UIA.
Penyampaian Pesan Amanah dan Arah Gerak Organisasi Kemahasiswaan
Dalam sambutannya, Dekan FST UIA, Ir. Dudung Hermawan, MT menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para ketua organisasi mahasiswa yang telah terpilih melalui proses formatur. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban merupakan bentuk amanah yang tidak hanya perlu dijalankan dengan tanggung jawab, tetapi juga dengan niat untuk membawa kemanfaatan bagi sesama mahasiswa dan lingkungan akademik secara luas.
“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para ketua BEM dan HMJ yang telah terpilih. Semoga kepercayaan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta menjadi sarana pengembangan diri, kepemimpinan, dan pengabdian,” ujar Dekan Ir. Dudung.
Selain menyampaikan pesan simbolik tersebut, dekan juga menjelaskan arah dan visi kegiatan kemahasiswaan FST ke depan. Beliau menegaskan bahwa organisasi mahasiswa harus menjadi motor penggerak dalam membangun iklim akademik yang dinamis, berorientasi pada penguatan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan pengabdian.
Menumbuhkan Budaya Kolaboratif dan Keilmuan
Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, Dekan menyampaikan harapan agar program kerja ormawa ke depan lebih difokuskan pada kegiatan yang bersifat konstruktif dan membangun karakter mahasiswa. Beberapa aspek penting yang ditekankan meliputi:
- Peningkatan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan berbasis empati.
- Penguatan kolaborasi lintas HMJ serta kerja sama dengan institusi eksternal.
- Mendorong keterlibatan dalam riset, penulisan ilmiah, dan kompetisi akademik.
- Aktivitas pengabdian masyarakat sebagai sarana implementasi ilmu di lapangan.
- Pengembangan program literasi digital dan inovasi teknologi berbasis kebutuhan industri.
Wakil Dekan, Dian Eko Adi Prasetio, ST, MT, turut menambahkan pentingnya menjadikan organisasi kemahasiswaan sebagai laboratorium pembelajaran soft skill yang selaras dengan tuntutan dunia profesional.
“Mahasiswa FST harus adaptif, komunikatif, dan solutif. Organisasi seperti BEM dan HMJ adalah ruang strategis untuk melatih keterampilan tersebut,” jelas beliau.
Menyambut Periode Kepengurusan yang Progresif
Di akhir pertemuan, masing-masing ketua organisasi menyampaikan pandangan awal serta rencana kerja jangka pendek mereka. Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan antusiasme tinggi dari para pengurus baru untuk menjalankan program kerja yang bermanfaat dan berdampak luas.
Dengan semangat kebersamaan dan sinergi antara pimpinan fakultas dan mahasiswa, FST UIA menatap masa depan organisasi kemahasiswaan yang lebih visioner, aktif, dan terintegrasi dengan misi pendidikan tinggi Islam.
Selamat bertugas kepada para Ketua BEM dan HMJ FST UIA 2025. Mari bersama wujudkan kampus yang unggul dalam prestasi, kolaboratif dalam aksi, dan Islami dalam jati diri.