Jakarta, 14 – 15 Mei 2025 – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) resmi memperkenalkan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM bersama dua program strategis lainnya dalam rangka memperkuat tridharma perguruan tinggi di Indonesia.
Peluncuran ini menandai era baru pendidikan tinggi yang menjadikan mahasiswa sebagai pelaku utama transformasi sosial dan pemberdayaan masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk menginisiasi dan melaksanakan kegiatan nyata yang memiliki dampak langsung di lingkungan masyarakat
🎯 Tujuan & Filosofi Program
Program Mahasiswa Berdampak berfungsi sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan mahasiswa, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), perguruan tinggi, dan masyarakat dalam ekosistem pengabdian yang nyata. Program ini selaras dengan visi besar "Diktisaintek Berdampak", yang mengedepankan inovasi dan tanggung jawab sosial sebagai inti pendidikan tinggi nasionalkemdiktisaintek.go.id.
Menurut Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, tujuan utama program ini adalah menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjawab tantangan sosial-ekonomi dan mendorong pembangunan berkelanjutankemdiktisaintek.go.id.
📌 Dampak dan Manfaat
Berdasarkan keterangan Mendiktisaintek Brian Yuliarto, program ini bukan sekadar aktivitas sukarela semata, tetapi juga instrumen strategis yang memperkuat relevansi riset dan pengabdian terhadap kebutuhan bangsa serta turut mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045kemdiktisaintek.go.id.
Melalui program tersebut, pengembangan potensi kepemimpinan, empati sosial, dan sinergi antara universitas dan masyarakat diharapkan menghasilkan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Sebagai contoh, kolaborasi antar stakeholder seperti perguruan tinggi, BEM, dan mitra lokal diharapkan membuahkan solusi konkret atas isu riil di masyarakat sekitar kampuskemdiktisaintek.go.id.
📅 Peluncuran Program
Peluncuran diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Kemdiktisaintek pada Rabu, 14 Mei 2025, dengan menghadirkan narasumber kunci seperti Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Wamen Stella Christie, serta Direktur Jenderal dan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakatkemdiktisaintek.go.id.
Pada momen tersebut juga diumumkan dua program pendukung lainnya yaitu Program Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi PUI‑PT serta Call for Proposal Program Kosabangsa Tahun 2025—semuanya dipandang sebagai pilar penting untuk membangun sistem pendidikan tinggi yang berkelanjutan dan berdampak luas
Untuk panduan lengkapnya. silahkan klik link berikut. https://drive.google.com/file/d/1A3g7ukDQ7uFTSie9WhbXyT4F3qKVwFHh/view?usp=sharing