Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafi'iyah Jakarta. Mengucapkan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa monumental dalam sejarah Islam yang mengandung nilai-nilai keimanan dan ketakwaan yang sangat mendalam. Melalui peristiwa ini, Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu yang menjadi kewajiban utama bagi umat Islam serta fondasi dalam membangun hubungan spiritual antara hamba dengan Allah SWT.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting bagi civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi untuk merefleksikan makna ketaatan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah, baik sebagai insan beriman maupun sebagai bagian dari komunitas akademik. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya penguatan karakter, integritas, dan etos keilmuan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Fakultas Sains dan Teknologi berharap seluruh sivitas akademika senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.
Selamat dan sukses kami ucapkan kepada Dr. Siti Fatimah, S.Kep., M.Pd atas keberhasilannya menyandang Gelar Doktor Bidang Pendidikan.
Capaian ini merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, serta komitmen yang tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Semoga gelar yang diraih membawa keberkahan, memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, serta menjadi inspirasi bagi civitas academica dan masyarakat luas.
Kami mendoakan semoga Dr. Siti Fatimah senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah serta pengabdian di bidang pendidikan.
Universitas Islam As-Syafi’iyah secara resmi melaksanakan Pelantikan Pejabat Universitas, khususnya Direktur Korea Center Universitas Islam As-Syafi’iyah Periode 2026–2030, sebagai bagian dari komitmen penguatan kerja sama dan pengembangan internasionalisasi perguruan tinggi.
Pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat dan tertib, dipimpin langsung oleh pimpinan Universitas Islam As-Syafi’iyah, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, civitas academica, dan tamu undangan. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan.
Dalam sambutannya, pimpinan Universitas Islam As-Syafi’iyah menyampaikan bahwa Korea Center memiliki peran strategis dalam menjembatani kerja sama akademik dan non-akademik antara Universitas Islam As-Syafi’iyah dengan berbagai institusi di Korea Selatan. Diharapkan, kepemimpinan Direktur Korea Center yang baru mampu membawa inovasi, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kualitas program pertukaran akademik, penelitian bersama, dan pengenalan budaya.
Pelantikan Direktur Korea Center Periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong Universitas Islam As-Syafi’iyah untuk semakin berperan aktif di tingkat global, sejalan dengan visi universitas dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing internasional, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Melalui Korea Center, Universitas Islam As-Syafi’iyah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi internasional yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan tinggi.
Jakarta – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah menyelenggarakan Seminar Cyber Security dengan tema “How to Be a Good Hacker and Protect Your Digital Life” pada Rabu, 24 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Teater II Moh Reza Hafidz, Kampus 2 UIA, dan diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum yang memiliki minat terhadap isu keamanan siber.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran digital, khususnya terkait ancaman keamanan siber yang semakin kompleks di era transformasi digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar cyber security sekaligus memiliki keterampilan awal dalam melindungi data dan aktivitas digital secara bertanggung jawab.
Kegiatan seminar menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang keamanan siber, yaitu Helmay Cahyadi, S.Kom sebagai Narasumber 1 dan Muhammad Zenal Arifin sebagai Narasumber 2. Diskusi dipandu oleh Faqih Nur Zaki selaku moderator.
Dalam pemaparannya, Helmay Cahyadi, S.Kom menjelaskan konsep ethical hacking, perbedaan antara hacker etis dan aktivitas peretasan ilegal, serta pentingnya pemahaman keamanan sistem informasi sejak dini. Ia menekankan bahwa kemampuan teknis di bidang hacking harus dibarengi dengan etika, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum.
Sementara itu, Muhammad Zenal Arifin membahas berbagai bentuk ancaman siber yang sering dihadapi masyarakat, seperti phishing, malware, kebocoran data, serta kesalahan pengguna dalam menjaga keamanan akun digital. Ia juga memberikan tips praktis mengenai pengamanan data pribadi, manajemen kata sandi, dan perilaku aman dalam menggunakan media digital.
Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang karier di bidang cyber security, sertifikasi profesional, hingga tantangan keamanan siber di lingkungan pendidikan dan industri.
Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah community partner, antara lain Secrash, Techcal, Merdeka Siber, dan Serdadu Siber, yang berperan dalam memperkuat jejaring komunitas keamanan siber dan memberikan perspektif praktis dari dunia profesional.
Melalui penyelenggaraan Seminar Cyber Security ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika UIA menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi, khususnya keamanan siber, agar mampu menghadapi tantangan dunia digital secara cerdas, aman, dan beretika.
Jakarta – Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafiiyah melaksanakan kunjungan akademik ke kantor pusat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta pada Selasa, 24 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai implementasi sains halal, khususnya peran laboratorium dan sistem pengelolaan jaminan produk halal di Indonesia.
Kunjungan akademik ini diikuti oleh 20 mahasiswa Program Studi Biologi dan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Biologi, Dr. Handayani, M.Si. Rombongan Prodi Biologi UIA disambut secara resmi oleh Kepala BPJPH Pusat, Prof. Dr. Haikal Hasan, beserta jajaran BPJPH.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Haikal Hasan menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik yang dilakukan oleh Program Studi Biologi UIA. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara seperti BPJPH memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang memahami aspek keilmuan sekaligus regulasi halal.
“Sains, khususnya biologi, memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mendukung sistem jaminan produk halal. Mulai dari pengujian bahan, proses produksi, hingga validasi laboratorium, semuanya membutuhkan kompetensi ilmiah yang kuat,” ujar Prof. Haikal Hasan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan langsung ke laboratorium halal yang dimiliki oleh BPJPH. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai fungsi laboratorium halal, jenis-jenis pengujian yang dilakukan, serta peran analisis biologis dan kimia dalam memastikan kehalalan produk pangan, farmasi, dan kosmetik. Mahasiswa juga diperkenalkan pada alur kerja laboratorium, standar pengujian, serta pentingnya akurasi dan ketertelusuran hasil uji dalam proses sertifikasi halal.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Mahasiswa Prodi Biologi UIA aktif mengajukan pertanyaan seputar konsep halal dalam perspektif sains, mekanisme pengelolaan jaminan produk halal, tantangan implementasi halal di lapangan, serta peluang peran lulusan Biologi dalam industri halal nasional. Diskusi ini memberikan pemahaman komprehensif tentang keterkaitan antara ilmu biologi, regulasi, dan kebutuhan industri.
Ketua Program Studi Biologi UIA, Dr. Handayani, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Prodi dalam mengintegrasikan pembelajaran teori dengan praktik nyata di lapangan. Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep halal secara normatif, tetapi juga mampu melihat penerapannya dari sisi ilmiah dan kelembagaan.
“Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana ilmu biologi berperan dalam sistem jaminan produk halal. Ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pangan, farmasi, dan industri halal lainnya,” ungkap Dr. Handayani.
Kunjungan akademik ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafiiyah, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran ilmuwan dalam mendukung pengembangan ekosistem halal nasional. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan BPJPH dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bekasi – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah berpartisipasi aktif dalam Program Klinik Pengembangan Bisnis UMKM Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi (Disdagperin). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung penguatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bekasi.
Program konsultasi dan pendampingan UMKM ini dilaksanakan di Ruang Konsultasi Dinas Disdagperin Kota Bekasi, Gedung D Lantai 2, pada pukul 13.00–16.00 WIB, dengan melibatkan dosen-dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIA sebagai konsultan pendamping sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.
Dalam program ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIA menugaskan beberapa dosen sebagai konsultan, yaitu Widio Riyanto, S.Kom., MM.Si. yang memberikan pendampingan pada bidang Teknologi Informasi dan Multimedia pada Kamis, 18 Desember 2025. Pendampingan difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital, media promosi, serta penguatan branding UMKM berbasis platform digital.
Selanjutnya, Arifiansah, MT memberikan layanan konsultasi pada bidang Mesin dan Manufaktur pada Selasa, 23 Desember 2025. Pendampingan ini mencakup peningkatan efisiensi proses produksi, pemilihan peralatan yang tepat, serta pengembangan kualitas produk UMKM berbasis manufaktur.
Adapun pada Selasa, 30 Desember 2025, pendampingan dilanjutkan oleh Dudung Hermawan, MT yang membidangi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sesi ini menekankan pentingnya penerapan aspek keselamatan kerja, ergonomi, serta lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi pelaku UMKM.
Melalui keikutsertaan dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIA dalam Program Klinik Pengembangan Bisnis UMKM ini, diharapkan para pelaku UMKM Kota Bekasi memperoleh solusi praktis dan aplikatif dalam menghadapi berbagai tantangan usaha, baik dari sisi teknologi, produksi, maupun keselamatan kerja.
Partisipasi ini juga menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung program pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing UMKM sebagai pilar ekonomi lokal.
Bogor – Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) menyelenggarakan kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Desember 2025, bertempat di Villa Kampung Jawa. Kegiatan ini diikuti oleh 51 mahasiswa dari berbagai program studi sebagai bagian dari upaya pembinaan soft skills dan kepemimpinan mahasiswa.
Kegiatan LKMM secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIA, Dian Eko Adi Prasetio, ST, MT. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa LKMM merupakan wadah strategis untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kerja sama tim yang kuat.
“Mahasiswa perlu dibekali keterampilan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan yang berkarakter. LKMM ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aplikatif dan membentuk mental siap berorganisasi maupun bermasyarakat,” ungkap Dian Eko Adi Prasetio.
Mengusung tema “Empowering Character, Leadership, and the Spirit of Collaboration”, kegiatan LKMM tahun 2025 dirancang secara komprehensif melalui pemberian materi, diskusi, dan simulasi lapangan. Berbagai materi strategis disampaikan kepada peserta, antara lain sifat kritis, keterampilan berkomunikasi, pola pikir prestatif, serta pengenalan dan pengembangan diri sebagai fondasi utama kepemimpinan mahasiswa.
Selain itu, peserta juga dibekali materi terkait perumusan gagasan awal, penjabaran rencana kerja dan kepanitiaan, administrasi organisasi, serta pengendalian motivasi dalam menjalankan program kerja. Materi pengembangan program kerja dan berbagi pengalaman model usulan serta pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan turut menjadi bagian penting dalam rangkaian LKMM.
Untuk memperkuat pemahaman konseptual, seluruh materi kemudian dilanjutkan dengan simulasi lapangan yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, pengambilan keputusan, komunikasi efektif, serta kepemimpinan dalam situasi nyata. Melalui simulasi ini, mahasiswa diajak untuk menerapkan langsung pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama sesi materi.
Kegiatan LKMM ini mendapat respons positif dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Lingkungan alam Sentul yang kondusif turut mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang interaktif, reflektif, dan kolaboratif.
Melalui pelaksanaan LKMM tahun 2025 ini, Universitas Islam As-Syafiiyah berharap tema “Empowering Character, Leadership, and the Spirit of Collaboration” dapat benar-benar tercapai, sehingga mahasiswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, berjiwa pemimpin, serta siap berkontribusi secara aktif dalam organisasi, kampus, dan masyarakat luas.
Jakarta – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) menyelenggarakan Pelatihan Metrologi dan Kalibrasi bagi mahasiswa Teknik Mesin pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara penuh selama satu hari sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi praktis dan kesiapan lulusan menghadapi dunia industri.
Pelatihan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ir. Dudung Hermawan, MT, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan metrologi dan kalibrasi bagi mahasiswa Teknik Mesin. Menurutnya, kemampuan pengukuran yang akurat dan pemahaman standar kalibrasi merupakan kompetensi dasar yang sangat dibutuhkan di dunia manufaktur dan industri modern.
“Metrologi dan kalibrasi bukan hanya aspek teknis, tetapi juga fondasi kualitas, keselamatan, dan keandalan produk industri. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman aplikatif yang kuat,” ujar Ir. Dudung Hermawan, MT.
Adapun materi pelatihan disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Mesin, Ir. Arifiansah, MT, yang bertindak sebagai pengisi utama kegiatan. Dalam pelatihan ini, mahasiswa mendapatkan pembekalan teori dasar metrologi, pengenalan alat ukur mekanik, prinsip kalibrasi, serta praktik pengukuran dan evaluasi hasil ukur sesuai standar yang berlaku.
Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Diskusi interaktif dan sesi praktik menjadi bagian penting dalam kegiatan ini sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung.
Melalui kegiatan pelatihan metrologi dan kalibrasi ini, Program Studi Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknologi UIA menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis kompetensi dan kebutuhan industri.
Sukses Selalu untuk Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam As-Syafiiyah.
Jakarta – Civitas academica Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya salah satu dosen terbaik Fakultas Sains dan Teknologi, Bapak Drs. Jumran Waris, M.Pd., pada Selasa, 25 November 2025.
Almarhum dikenal sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembinaan mahasiswa di lingkungan Universitas Islam As-Syafiiyah. Semasa hidupnya, beliau telah memberikan kontribusi yang besar melalui pengajaran, pembimbingan akademik, serta pengabdian kepada institusi dan masyarakat.
Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang mendalam bagi keluarga besar Universitas Islam As-Syafiiyah. Keteladanan, keilmuan, dan komitmen beliau terhadap nilai-nilai akademik dan keislaman akan senantiasa dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Segenap pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Universitas Islam As-Syafiiyah mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Jakarta – Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) kembali menyelenggarakan Wisuda Tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh makna pada Rabu, 19 November 2025, bertempat di Balai Sudirman, Jakarta. Pada wisuda tahun ini, UIA meluluskan sebanyak 670 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang dan program studi.
Prosesi wisuda dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Islam As-Syafiiyah, pimpinan universitas, para dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga wisudawan. Acara berlangsung dengan tertib, mencerminkan semangat akademik dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas Universitas Islam As-Syafiiyah.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam As-Syafiiyah, Prof. Dr. Dailami Firdaus, SH, LLM, MBA, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan studi di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian nyata di tengah masyarakat.
“Para wisudawan UIA diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kepekaan sosial, serta mampu membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam setiap peran yang dijalani di masyarakat,” ujar Prof. Dailami Firdaus.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah, Prof. Dr. Masuki Ahmad, SH, MM, dalam pidatonya menekankan pentingnya kesiapan lulusan dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan perubahan global. Ia menyampaikan bahwa UIA terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar lulusan memiliki daya saing yang kuat.
“Kami berharap para lulusan UIA mampu menjadi agen perubahan, profesional yang beretika, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan penguatan nilai keislaman di berbagai sektor kehidupan,” tutur Prof. Masuki Ahmad.
Wisuda Tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi Universitas Islam As-Syafiiyah untuk meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada keunggulan akademik, karakter, dan pengabdian. Dengan bertambahnya 670 lulusan baru, UIA optimis dapat terus berkontribusi mencetak sumber daya manusia yang unggul, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.