+6283833038930
akademik-tu.fst@uia.ac.id
Bergabung Dengan FST

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika UIA Selenggarakan Seminar Cyber Security: “How to Be a Good Hacker and Protect Your Digital Life”

Jakarta – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah menyelenggarakan Seminar Cyber Security dengan tema “How to Be a Good Hacker and Protect Your Digital Life” pada Rabu, 24 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Teater II Moh Reza Hafidz, Kampus 2 UIA, dan diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum yang memiliki minat terhadap isu keamanan siber.

Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesadaran digital, khususnya terkait ancaman keamanan siber yang semakin kompleks di era transformasi digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar cyber security sekaligus memiliki keterampilan awal dalam melindungi data dan aktivitas digital secara bertanggung jawab.

Kegiatan seminar menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang keamanan siber, yaitu Helmay Cahyadi, S.Kom sebagai Narasumber 1 dan Muhammad Zenal Arifin sebagai Narasumber 2. Diskusi dipandu oleh Faqih Nur Zaki selaku moderator.

Dalam pemaparannya, Helmay Cahyadi, S.Kom menjelaskan konsep ethical hacking, perbedaan antara hacker etis dan aktivitas peretasan ilegal, serta pentingnya pemahaman keamanan sistem informasi sejak dini. Ia menekankan bahwa kemampuan teknis di bidang hacking harus dibarengi dengan etika, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum.

Sementara itu, Muhammad Zenal Arifin membahas berbagai bentuk ancaman siber yang sering dihadapi masyarakat, seperti phishing, malware, kebocoran data, serta kesalahan pengguna dalam menjaga keamanan akun digital. Ia juga memberikan tips praktis mengenai pengamanan data pribadi, manajemen kata sandi, dan perilaku aman dalam menggunakan media digital.

Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh peserta. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang karier di bidang cyber security, sertifikasi profesional, hingga tantangan keamanan siber di lingkungan pendidikan dan industri.

Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah community partner, antara lain Secrash, Techcal, Merdeka Siber, dan Serdadu Siber, yang berperan dalam memperkuat jejaring komunitas keamanan siber dan memberikan perspektif praktis dari dunia profesional.

Melalui penyelenggaraan Seminar Cyber Security ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika UIA menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi informasi, khususnya keamanan siber, agar mampu menghadapi tantangan dunia digital secara cerdas, aman, dan beretika.

Program Studi Biologi UIA Kunjungi Kantor BPJPH Jakarta, Perkuat Pemahaman Halal dan Pengelolaannya

Jakarta – Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafiiyah melaksanakan kunjungan akademik ke kantor pusat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Jakarta pada Selasa, 24 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai implementasi sains halal, khususnya peran laboratorium dan sistem pengelolaan jaminan produk halal di Indonesia.

Kunjungan akademik ini diikuti oleh 20 mahasiswa Program Studi Biologi dan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Biologi, Dr. Handayani, M.Si. Rombongan Prodi Biologi UIA disambut secara resmi oleh Kepala BPJPH Pusat, Prof. Dr. Haikal Hasan, beserta jajaran BPJPH.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Haikal Hasan menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik yang dilakukan oleh Program Studi Biologi UIA. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara seperti BPJPH memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang memahami aspek keilmuan sekaligus regulasi halal.

“Sains, khususnya biologi, memiliki kontribusi yang sangat penting dalam mendukung sistem jaminan produk halal. Mulai dari pengujian bahan, proses produksi, hingga validasi laboratorium, semuanya membutuhkan kompetensi ilmiah yang kuat,” ujar Prof. Haikal Hasan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan langsung ke laboratorium halal yang dimiliki oleh BPJPH. Pada sesi ini, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai fungsi laboratorium halal, jenis-jenis pengujian yang dilakukan, serta peran analisis biologis dan kimia dalam memastikan kehalalan produk pangan, farmasi, dan kosmetik. Mahasiswa juga diperkenalkan pada alur kerja laboratorium, standar pengujian, serta pentingnya akurasi dan ketertelusuran hasil uji dalam proses sertifikasi halal.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Mahasiswa Prodi Biologi UIA aktif mengajukan pertanyaan seputar konsep halal dalam perspektif sains, mekanisme pengelolaan jaminan produk halal, tantangan implementasi halal di lapangan, serta peluang peran lulusan Biologi dalam industri halal nasional. Diskusi ini memberikan pemahaman komprehensif tentang keterkaitan antara ilmu biologi, regulasi, dan kebutuhan industri.

Ketua Program Studi Biologi UIA, Dr. Handayani, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Prodi dalam mengintegrasikan pembelajaran teori dengan praktik nyata di lapangan. Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep halal secara normatif, tetapi juga mampu melihat penerapannya dari sisi ilmiah dan kelembagaan.

“Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai bagaimana ilmu biologi berperan dalam sistem jaminan produk halal. Ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja, khususnya di sektor pangan, farmasi, dan industri halal lainnya,” ungkap Dr. Handayani.

Kunjungan akademik ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafiiyah, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran ilmuwan dalam mendukung pengembangan ekosistem halal nasional. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan BPJPH dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Fakultas Sains dan Teknologi UIA Berpartisipasi Aktif dalam Program Klinik Pengembangan Bisnis UMKM Disdagperin Kota Bekasi 2025

Bekasi – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah berpartisipasi aktif dalam Program Klinik Pengembangan Bisnis UMKM Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi (Disdagperin). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung penguatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bekasi.

Program konsultasi dan pendampingan UMKM ini dilaksanakan di Ruang Konsultasi Dinas Disdagperin Kota Bekasi, Gedung D Lantai 2, pada pukul 13.00–16.00 WIB, dengan melibatkan dosen-dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIA sebagai konsultan pendamping sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Dalam program ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIA menugaskan beberapa dosen sebagai konsultan, yaitu Widio Riyanto, S.Kom., MM.Si. yang memberikan pendampingan pada bidang Teknologi Informasi dan Multimedia pada Kamis, 18 Desember 2025. Pendampingan difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital, media promosi, serta penguatan branding UMKM berbasis platform digital.

Selanjutnya, Arifiansah, MT memberikan layanan konsultasi pada bidang Mesin dan Manufaktur pada Selasa, 23 Desember 2025. Pendampingan ini mencakup peningkatan efisiensi proses produksi, pemilihan peralatan yang tepat, serta pengembangan kualitas produk UMKM berbasis manufaktur.

Adapun pada Selasa, 30 Desember 2025, pendampingan dilanjutkan oleh Dudung Hermawan, MT yang membidangi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Sesi ini menekankan pentingnya penerapan aspek keselamatan kerja, ergonomi, serta lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi pelaku UMKM.

Melalui keikutsertaan dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIA dalam Program Klinik Pengembangan Bisnis UMKM ini, diharapkan para pelaku UMKM Kota Bekasi memperoleh solusi praktis dan aplikatif dalam menghadapi berbagai tantangan usaha, baik dari sisi teknologi, produksi, maupun keselamatan kerja.

Partisipasi ini juga menjadi wujud nyata komitmen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam As-Syafiiyah dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, serta mendukung program pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing UMKM sebagai pilar ekonomi lokal.

Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa UIA Digelar di Sentul, Perkuat Karakter, Kepemimpinan, dan Kolaborasi

Bogor – Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) menyelenggarakan kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) yang berlangsung selama tiga hari, 3–5 Desember 2025, bertempat di Villa Kampung Jawa. Kegiatan ini diikuti oleh 51 mahasiswa dari berbagai program studi sebagai bagian dari upaya pembinaan soft skills dan kepemimpinan mahasiswa.

Kegiatan LKMM secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIA, Dian Eko Adi Prasetio, ST, MT. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa LKMM merupakan wadah strategis untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan, dan kerja sama tim yang kuat.

“Mahasiswa perlu dibekali keterampilan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa kepemimpinan yang berkarakter. LKMM ini diharapkan menjadi ruang belajar yang aplikatif dan membentuk mental siap berorganisasi maupun bermasyarakat,” ungkap Dian Eko Adi Prasetio.

Mengusung tema “Empowering Character, Leadership, and the Spirit of Collaboration”, kegiatan LKMM tahun 2025 dirancang secara komprehensif melalui pemberian materi, diskusi, dan simulasi lapangan. Berbagai materi strategis disampaikan kepada peserta, antara lain sifat kritis, keterampilan berkomunikasi, pola pikir prestatif, serta pengenalan dan pengembangan diri sebagai fondasi utama kepemimpinan mahasiswa.

Selain itu, peserta juga dibekali materi terkait perumusan gagasan awal, penjabaran rencana kerja dan kepanitiaan, administrasi organisasi, serta pengendalian motivasi dalam menjalankan program kerja. Materi pengembangan program kerja dan berbagi pengalaman model usulan serta pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan turut menjadi bagian penting dalam rangkaian LKMM.

Untuk memperkuat pemahaman konseptual, seluruh materi kemudian dilanjutkan dengan simulasi lapangan yang dirancang untuk melatih kerja sama tim, pengambilan keputusan, komunikasi efektif, serta kepemimpinan dalam situasi nyata. Melalui simulasi ini, mahasiswa diajak untuk menerapkan langsung pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama sesi materi.

Kegiatan LKMM ini mendapat respons positif dari para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Lingkungan alam Sentul yang kondusif turut mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang interaktif, reflektif, dan kolaboratif.

Melalui pelaksanaan LKMM tahun 2025 ini, Universitas Islam As-Syafiiyah berharap tema “Empowering Character, Leadership, and the Spirit of Collaboration” dapat benar-benar tercapai, sehingga mahasiswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter kuat, berjiwa pemimpin, serta siap berkontribusi secara aktif dalam organisasi, kampus, dan masyarakat luas.