+6283833038930
akademik-tu.fst@uia.ac.id
Bergabung Dengan FST

Menjadi Biolog Muslim Unggul di Era Globalisasi

Apakah Anda memiliki minat besar terhadap dunia biologi, lingkungan, dan konservasi? Ingin berkarier sebagai peneliti, akademisi, atau praktisi yang berkontribusi nyata bagi kelestarian alam Indonesia? Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan akademik dan profesional Anda!


🌱 Terakreditasi “BAIK SEKALI”

Program Studi Biologi UIA telah mendapatkan predikat Akreditasi BAIK SEKALI dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi. Capaian ini merupakan bukti mutu pendidikan, kurikulum berbasis kompetensi, serta dedikasi dosen dan mahasiswa dalam pengembangan ilmu biologi yang relevan dengan kebutuhan zaman.


🌊 Spesialisasi Unggulan: Konservasi Mikrobiologi, Ekologi, dan Kelautan

Di tengah isu krisis iklim dan kerusakan lingkungan, Prodi Biologi UIA hadir dengan pendekatan khas yang berfokus pada:

  • Konservasi Mikrobiologi: Meneliti dan melestarikan mikroorganisme lokal yang berperan penting dalam ekosistem.
  • Konservasi dan Ekologi: Studi mendalam tentang keanekaragaman hayati, ekosistem tropis, dan pelestarian flora-fauna endemik.
  • Biologi Kelautan: Eksplorasi potensi laut Indonesia, mulai dari plankton hingga ekosistem terumbu karang.

Mahasiswa dapat memilih fokus kajian sesuai minat, dengan bimbingan langsung dari dosen berpengalaman dan praktisi di lapangan.


🤝 Kemitraan Luas, Peluang Magang Nyata

Prodi Biologi UIA memiliki jaringan kerjasama yang luas dengan berbagai instansi dan lembaga, baik di dalam maupun luar negeri. Mahasiswa berkesempatan untuk mengikuti:

  • Magang di NGO nasional seperti WWF Indonesia, Yayasan Kehati, Burung Indonesia, hingga WALHI.
  • Kegiatan penelitian kolaboratif bersama universitas luar negeri dan pusat riset lingkungan.
  • Program pengabdian masyarakat berbasis konservasi dan edukasi lingkungan.

Kolaborasi ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan global.


📚 Kurikulum Terkini dan Berbasis OBE

Kurikulum Prodi Biologi UIA telah disusun berdasarkan prinsip Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan pencapaian kompetensi lulusan. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, sikap profesional, dan daya saing global.


🎓 Kenapa Harus Biologi UIA?

  • 🌍 Program Studi dengan wawasan Islam dan kepedulian lingkungan.
  • 🔬 Fasilitas laboratorium biologi modern & konservasi hayati.
  • 🌿 Fokus pada konservasi dan keberlanjutan.
  • 🤲 Lingkungan akademik religius, inklusif, dan progresif.
  • 🚀 Alumni telah bekerja di lembaga riset, balai konservasi, kementerian, NGO, dan institusi pendidikan.

📝 Ayo Daftar Sekarang!

Jadilah bagian dari keluarga besar Prodi Biologi Universitas Islam As-Syafi’iyah. Wujudkan impianmu menjadi ilmuwan biologi yang berakhlak, berwawasan luas, dan siap berkontribusi untuk Indonesia dan dunia.

#SalamKonservasi #BiologiUIA #UIABisa #BersamaHijaukanBumi

Prodi Biologi UIA Terlibat Sebagai Panitia dalam International Conference on Biodiversity and Future Biology (ICo BioFuB) 2025

Jakarta – Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) mendapat kehormatan menjadi bagian dari kepanitiaan dalam penyelenggaraan International Conference on Biodiversity and Future Biology (ICo BioFuB) yang akan digelar pada 26–27 Agustus 2025. Konferensi internasional bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi antara sembilan perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS) dari berbagai daerah di Indonesia.

ICo BioFuB 2025 menjadi forum akademik penting untuk membahas isu-isu mutakhir seputar keanekaragaman hayati, bioteknologi, serta arah masa depan ilmu biologi di era perubahan iklim dan perkembangan teknologi. Konferensi ini akan menghadirkan para peneliti, akademisi, dan praktisi biologi dari dalam dan luar negeri.

Keterlibatan Prodi Biologi UIA sebagai panitia dalam ajang internasional ini menunjukkan eksistensi dan kontribusi nyata program studi dalam pengembangan ilmu biologi di tingkat global. “Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari tim pelaksana ICo BioFuB 2025. Ini adalah kesempatan besar untuk memperkuat jejaring akademik dan memperluas wawasan keilmuan dosen serta mahasiswa,” ujar perwakilan Prodi Biologi UIA.

Partisipasi aktif dalam forum internasional ini juga sejalan dengan visi Program Studi Biologi UIA dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi ilmu pengetahuan serta pelestarian lingkungan.

Alumni Biologi UIA, Arif Syaifudin, Dedikasikan Karier untuk Konservasi di Taman Nasional Gunung Leuser

Jakarta – Arif Syaifudin, alumni Program Studi Biologi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA), kini mengabdikan diri sebagai tenaga profesional di Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, di bawah naungan Departemen Kehutanan Republik Indonesia. Dalam kiprahnya di dunia konservasi, Arif menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan, Arif menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dosen dan civitas akademika Program Studi Biologi UIA. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing dan mendidik saya hingga bisa berada di titik ini. Ilmu dan nilai-nilai yang saya dapatkan selama kuliah sangat berguna dalam dunia kerja, khususnya di bidang konservasi,” ujar Arif.

Arif juga menegaskan bahwa Biologi merupakan bidang ilmu yang memiliki cakupan kerja yang sangat luas. “Lulusan Biologi tidak hanya terbatas pada laboratorium atau pendidikan, tapi juga bisa berkarya di lapangan, di kawasan konservasi, lembaga riset, hingga kebijakan lingkungan,” tambahnya.

Sebagai bentuk kecintaannya terhadap alam, Arif menyampaikan salam hangat: Salam Konservasi! sebagai penutup pesannya untuk mahasiswa dan alumni UIA lainnya.

UIA Kerjasama Dengan Universitas JNBK Korea

Jakarta, 14 April 2025 — Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) kembali memperkuat jejaring internasionalnya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Jeongbok National University, Korea Selatan. Acara penandatanganan MoU berlangsung pada hari Senin, 14 April 2025, bertempat di Aula Rektorat UIA, Jakarta.

Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Rektor Universitas Islam As-Syafi’iyah, Prof. Dr. Masduki Ahmad, SH, MM, dan Rektor Jeongbok National University, Cho Hwarim, disaksikan oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah, Prof. Dr. H. Dailami Fordaus, SH, LLM.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyambut baik kerja sama strategis ini dan menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara UIA dan Jeongbok National University akan membuka berbagai peluang peningkatan kualitas akademik, baik bagi dosen maupun mahasiswa. “Kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi, serta memperluas akses terhadap program-program akademik global yang inovatif dan berkualitas,” ujar Prof. Dr. H. Dailami Fordaus.

Rektor UIA, Prof. Dr. Masduki Ahmad, dalam pidatonya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterbukaan dan komitmen dari Jeongbok National University. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin. Semoga sinergi ini dapat berjalan secara maksimal dan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan institusi serta peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.

Rangkaian acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah dan Rektor Jeongbok National University. Selanjutnya, dilakukan prosesi penandatanganan MoU, diikuti dengan seminar akademik yang mengangkat tema kolaborasi global dalam pendidikan tinggi. Seminar ini dihadiri oleh lebih dari 100 orang civitas akademika UIA, termasuk dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Melalui kerja sama ini, UIA dan Jeongbok National University akan mengembangkan berbagai program kolaboratif seperti pertukaran pelajar dan dosen, penelitian bersama, pengembangan kurikulum, serta pelatihan-pelatihan akademik dan profesional di berbagai bidang.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret UIA dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat peran aktif dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi global.

Halal Bihalal

Hari Selasa, 8 April 2025 bertempat di Kampus II Universitas Islam As-Syafiiyah, Keluarga Besar Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafiiyah (YAPTA) , Pimpinan Universitas, Fakultas, Program Studi, Dosen dan Staff Berkumpul dalam rangka Halal Bihalal Iedul Fitri 1446 H. Hadir dalam kegiatan ini Ketua YAPTA Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, SH, LLM, MBA yang juga merupakan pimpinan Pesantren YATIM As-Syafiiyah serta Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Prov. DKI Jakarta. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwasanya kegiatan halal bihalal ini merupakan agenda yang baik, disamping berkumpul dengan seluruh keluarga yayasan, pimpinan universitas , dosen dan semua staff . Diawali dengan pembacaan surah yasin, tahlil dan tahmid di makam pendiri YAPTA yaitu Prof. Dr. Hj. Tuty Alawiyah AS, MA, H. Chatib Naseh, dan H. Moh. Reza Hafiz yang telah berpulang ke rahmatullah beberapa waktu yang lalu. Kemudian acara dilanjutkan dengan Ceramah yang dipimpin oleh guru besar Fakultas Agama Islam Prof. Dr. Daud Rasyid, MA

Dalam ceramahnya, Prof. Dr. Daud Rasyid, MA mengatakan bahwasanya ramadhan itu merupakan ajang kompetisi. Sementara setelah ramadhan merupakan ujian yang sebenarnya, dimana banyak yang lulus ramadhan, tetapi banyak yang tidak memahami bahwasanya bagaimana kehidupan berubah setelah ramadhan. Banyak yang bisa memnaca alquran, banyak yang bisa membaca dengan tahsin, tetapi mulai sedikit yang bisa menterjemahkan dengan baik, yang bisa memahami alquran dengan baik semakin sedikit, apalagi yang mampu melaksanakan alquran dalam kehidupan, semakin sedikit kembali,

Hal lain yang di sampaikan oleh Prof. Dr. Daud Rasyid, MA mengatakan bahwasanya di negara kita masih banyak yang hidup dalam kemiskinan padahal negara kita kaya dengan tambang alamnya. Menurutnya, salah satu penyebab kenapa negara kita masih miskin diantaranya adalah karena negara kita masih belum bisa mengikuti hukum allah. Alquran menegaskan banyak sekali hukum allah, Dan ketika manusia atau negara tidak mengikuti hukum Allah, maka kesesatan adalah akibatnya, Oleh karenanya marilah dengan semangat iedul fitri ini, kita kembali kepada aturan allah yang sudah ditetapkan kepada kita. Marilah semua civitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa sama sama kembali kepada panduan yang sebenarnya, kita kembali kepada aturannya Allah SWT dalam beraktiifitas.

Halal bihalal ditutup dengan ramah tamah, dan foto bersama.